Pages

Thursday, 9 March 2017

Rezeki Itu Dijemput, Jangan Cuma Dikejar


Jadilah penjemput rezeki,
Kalau menjemput itu sudah pasti, lebih mudah dan lebih jelas. Sedangkan mencari berarti belum pasti, lebih sulit dan belum jelas. 
Contoh gampangnya seperti ini. kamu punya kakak yang baru pulang dari luar negeri, kemudian dia meminta mu untuk menjemputnya di bandara pada jam yang sudah di tentukan. dari ilustrasi tadi bisa dibayangkan betapa menjemput itu lebih mudah, karena kita sudah tahu tempatnya, waktunya, dan bagaimana caranya. 
Bandingkan dengan saat kamu diminta mencari alamat rumah seseorang yang kamu saja belum pernah ke tempat tersebut. ya kira - kira perbandingannya seperti itu lah..

Rezeki juga bisa dijemput lho...
Mungkin sebenarnya banyak diantara kita yang sudah tau bagaimana cara menjemput rezeki. hanya saja terkadang kita lupa atau bahkan melupakan caranya.. sudah jelas yang maha kaya dan maha pemilik rezeki itu Allah, dan Allah juga maha pemberi, namun terkadang justru kita yang terlalu sombong hingga tidak mau meminta kepada-Nya. padahal sudah jelas diterangkan dalam QS Al-mukmin : 60 yang artinya "berdo'a lah kepadaku, niscaya akan aku kabulkan permintaan mu".

Salah satu cara untuk menjemput rezeki adalah dengan meminta kepada sang penguasa rezeki yaitu allah. cara memintanya pun juga banyak diantaranya :
Sholat dhuha sebagai pembuka pintu rezeki, Sedekah sebagai magnet rezeki, kemudian sholat tahajud yang mampu mengangkat derajad dan masih banyak amal ibadah yang lain yang dapat mengundang rezeki datang menghampiri kita. kalau bisa lakukan semua amalan ibadah tersebut secara rutin karena kita tidak pernah tau dari amalan yang mana allah akan mengabulkan keinginan kita.

Agama mengajarkan dalam meraih sebuah keinginan jangan hanya berdo'a, tetapi juga bertawakal atau berusaha. kamu harus berani memvisualisasikan impian kamu dan juga harus memantaskan diri. artinya kamu harus meyakinkan Allah bahwa do'a mu benar - benar pantas untuk dikabulkan. misalnya kamu berdo'a supaya diangkat jadi manager dalam sebuah perusahaan di mana kamu bekerja. tetapi cara berfikir, cara kerja, dan pengetahuan mu masih seperti operator, apakah mungkin keinginanmu itu akan terkabul??
Begitu juga misalnya kamu sebagai pedagang yang ingin omsetnya naik, tetapi jarang promosi, barang yang kamu jual kurang kreatif pula, ya pasti omset mu segitu - gitu aja.
jadi intinya memantaskan diri itu berusaha menjadikan diri kita layak untuk meraih apa yang kita impikan. yang punya impian jadi pengusaha ya harus belajar jualan, yang punya impian jadi blogger ya harus belajar membuat postingan yang berkwalitas dan masih banyak lagi, yang penting bagai manapun usaha yang kita lakukan serahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Jadi bagi kamu yang ingin dipermudah dalam menjemput rezeki, iringi usaha mu dengan amalan - amalan kepada Allah. perbanyak berdo'a kepada Allah. berdo'a itu seperti mengayuh sepeda, semakin sering kamu mengayuhnya maka akan semakin cepat kamu sampai ditujuan mu. semakin sering kamu berdo'a dan memantaskan diri maka semakin cepat keinginan mu akan terwujud.


Share:

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Theme Support