• Motivation 1

    Sukses adalah sebuah pencapaian atas sebuah perjuangan yang tentunya tidak instan.

  • Motivation 2

    Selalu lakukan yang terbaik, karena anda tidak pernah tau apa yang akan dapatkan nanti.

  • Motivation 3

    Jadilah yang luar biasa untuk mendapatkan yang luar biasa.

  • Motivation 4

    Fokuslah pada proses yang anda lakukan, jangan berfikir tentang apa yang akan anda dapatkan.

  • Motivation 5

    Teruslah berusaha dengan baik, maka sukses hanya tinggal menunggu waktu. Kesuksesan adalah milik orang yang sabar

Pages

Thursday, 9 March 2017

Rezeki Itu Dijemput, Jangan Cuma Dikejar


Jadilah penjemput rezeki,
Kalau menjemput itu sudah pasti, lebih mudah dan lebih jelas. Sedangkan mencari berarti belum pasti, lebih sulit dan belum jelas. 
Contoh gampangnya seperti ini. kamu punya kakak yang baru pulang dari luar negeri, kemudian dia meminta mu untuk menjemputnya di bandara pada jam yang sudah di tentukan. dari ilustrasi tadi bisa dibayangkan betapa menjemput itu lebih mudah, karena kita sudah tahu tempatnya, waktunya, dan bagaimana caranya. 
Bandingkan dengan saat kamu diminta mencari alamat rumah seseorang yang kamu saja belum pernah ke tempat tersebut. ya kira - kira perbandingannya seperti itu lah..

Rezeki juga bisa dijemput lho...
Mungkin sebenarnya banyak diantara kita yang sudah tau bagaimana cara menjemput rezeki. hanya saja terkadang kita lupa atau bahkan melupakan caranya.. sudah jelas yang maha kaya dan maha pemilik rezeki itu Allah, dan Allah juga maha pemberi, namun terkadang justru kita yang terlalu sombong hingga tidak mau meminta kepada-Nya. padahal sudah jelas diterangkan dalam QS Al-mukmin : 60 yang artinya "berdo'a lah kepadaku, niscaya akan aku kabulkan permintaan mu".

Salah satu cara untuk menjemput rezeki adalah dengan meminta kepada sang penguasa rezeki yaitu allah. cara memintanya pun juga banyak diantaranya :
Sholat dhuha sebagai pembuka pintu rezeki, Sedekah sebagai magnet rezeki, kemudian sholat tahajud yang mampu mengangkat derajad dan masih banyak amal ibadah yang lain yang dapat mengundang rezeki datang menghampiri kita. kalau bisa lakukan semua amalan ibadah tersebut secara rutin karena kita tidak pernah tau dari amalan yang mana allah akan mengabulkan keinginan kita.

Agama mengajarkan dalam meraih sebuah keinginan jangan hanya berdo'a, tetapi juga bertawakal atau berusaha. kamu harus berani memvisualisasikan impian kamu dan juga harus memantaskan diri. artinya kamu harus meyakinkan Allah bahwa do'a mu benar - benar pantas untuk dikabulkan. misalnya kamu berdo'a supaya diangkat jadi manager dalam sebuah perusahaan di mana kamu bekerja. tetapi cara berfikir, cara kerja, dan pengetahuan mu masih seperti operator, apakah mungkin keinginanmu itu akan terkabul??
Begitu juga misalnya kamu sebagai pedagang yang ingin omsetnya naik, tetapi jarang promosi, barang yang kamu jual kurang kreatif pula, ya pasti omset mu segitu - gitu aja.
jadi intinya memantaskan diri itu berusaha menjadikan diri kita layak untuk meraih apa yang kita impikan. yang punya impian jadi pengusaha ya harus belajar jualan, yang punya impian jadi blogger ya harus belajar membuat postingan yang berkwalitas dan masih banyak lagi, yang penting bagai manapun usaha yang kita lakukan serahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Jadi bagi kamu yang ingin dipermudah dalam menjemput rezeki, iringi usaha mu dengan amalan - amalan kepada Allah. perbanyak berdo'a kepada Allah. berdo'a itu seperti mengayuh sepeda, semakin sering kamu mengayuhnya maka akan semakin cepat kamu sampai ditujuan mu. semakin sering kamu berdo'a dan memantaskan diri maka semakin cepat keinginan mu akan terwujud.


Share:

Tuesday, 7 February 2017

Ketika Perusahaan Tidak Melihat Kerja Keras Anda



Mungkin anda pernah merasa kecewa dengan perusahaan ditempat anda bekerja karena anda mengaggap perusahaan tidak membayar anda sesuai standar UMK?? Atau mungkin anda merasa kecewa karena segala kerja keras anda tidak dilihat oleh bos anda?? Jangan pesimis dan jangan berfikiran negatif.

Memang tidak semua perusahaan mampu membayar gaji karyawannya sesuai standar, karena kemampuan finasial suatu perusahaan berbeda - beda, jika kebetulan anda berada dalam perusahaan yang seperti itu, jangan berkecil hati. tetap bekerjalah dengan baik karena mungkin di tempat anda bekerja saat ini gajinya tidak besar namun coba lihat manfaat lain yang bisa anda peroleh di tempat itu misalnya keahlian atau ilmu pengetahuan. pelajari dengan sungguh - sungguh setiap ilmu yang anda dapat jika anda merasa sudah mengusai bidang yang anda kerjakan anda bisa mencari tempat kerja baru dengan bidang yang sama namun dengan upah yang lebih besar, istilahnya anda menggunakan perusahaan sebagai batu loncatan. yang jelas jangan meludahi air minum anda sendiri..  artinya anda boleh kecewa dengan upah yang anda terima saat ini, namun jangan menjelek - jelekkan tempat kerja anda sendiri karena biar bagaimanapun ditempat itulah anda mendapatkan upah yang anda gunakan sehari - hari.

Mengenai anda tidak dilihat oleh atasan anda, mungkin anda merasa sudah bekerja dengan baik dan sungguh - sungguh, bahkan mugkin banyak project yang terselesaikan berkat kerja keras anda namun si bos seperti tidak memberikan apresiasi kepada anda atau seolah - olah si bos tidak melihat anda. jangan putus asa, walaupun si bos tidak melihat anda tapi allah pasti melihat anda. kerja termasuk ibadah apalagi kalau dilakukan dengan sungguh - sungguh pasti nilainya lebih.. percayalah suatu saat semuanya akan allah balas. Allah Swt Berfirman : Barang siapa mengerjakan kebaikan sekecil apapun, niscaya dia akan membalasnya.

Mungkin anda pernah mendengar kisah bawang merah bawang putih?? si bawang putih walaupun selalu melakukan kebaikan tetapi ibunya tidak pernah menganggap semua kabikannya, bahkan malah terus menjelek - jelekkan dia. tetapi lihat di akhir kisah, bawang putih lah yang hidup bahagia karena kekuasaan allah SWT, Ingat tuhan kita tidak pernah tidur, tuhan kita maha melihat, maha kaya, maha segalanya. namun terkadang kita yang terlalu sombong sehingga tidak mau meminta (berdo'a).
Share:

Monday, 6 February 2017

3 Cara Jitu Melawan Ketakutan Saat Mengambil Resiko Dalam Memulai Usaha



Resiko merupakan konsekwensi dari sebuah perbuatan yang kita lakukan, tapi kalau bicara resiko, korelasi nya pasti lebih cinderung ke sesuatu yang negatif dan sesuatu yang harus dihindari. itu benar,.. resiko memang harus dihindari, namun dalam meraih kesuksesan kita harus menantang resiko tersebut dengan keyakinan bahwa kita akan menang melawannya. Sayang nya kebanyakan dari kita masih takut untuk melakukan hal tersebut dan lebih memilih untuk berdiam didalam zona nyaman..

Supaya berani menghadapi resiko apa yang harus dilakukan?

Ganti Kata "Resiko" Menjadi "Manfaat"
Supaya tidak berkesan seram atau negatif, maka ubah berfikir tentang resiko menjadi manfaat. Dalam melakukan usaha ada dua hal yang selalu mengikuti, yang pertama yaitu berhasil atau sering disebut manfaat. yang kedua adalah gagal atau orang sering menyebut resiko. Khusus untuk yang poin kedua ini jangan anda sebut resiko tapi sebut manfaat, kok bisa?? ya harus bisa,, cara berfikirnya begini, saat anda gagal bukankah itu suatu pembelajaran?? jika anda mendapat pembelajaran berarti anda menjadi tau.. itu artinya bermanfaat kan.. orang bilang kata mempunyai kekuatan yang luar biasa, nah biasakan mengubah kata yang berarti negatif menjadi kata yang berarti posotif insya allah hasilnya juga positif.

Jangan Ikuti Bayangan Negatif
Di film - film sering kita lihat saat ada seseorang yang pengen melakukan kebaikan kemudian di telinga kirinya ada iblis berwarna merah yang membisikan supaya jangan melakukan kebaikan. bayangan negatif yang ada di benak anda kurang lebih seperti itu, contoh mau sedekah, kemudian si iblis membisikan kalau sedekah kita beresiko tidak bisa jajan.. padahal justru kalau kita sedekah akan meningkatkan rezeki. itu iblis yang menggoda berarti belum pernah belajar he.. he...
Ingin buka usaha sudah ngebayangin rugi, Ingin melamar kerja sudah ngebayangin ditolak, Ingin ngelamar wanita udah ngebayangin tidak diterima hal - hal macam ini yang harus di buang, karena apa yang anda bayangkan belum tentu terjadi. justru kalau anda percaya dengan bayangan tersebut hasilnya jadi tidak maksimal.

Resiko Bisa Dikendalikan
"Persiapan yang baik, menjadikan hasil yang baik" . Mau naik motor kalau sudah punya ilmunya, sudah belajar sebelumnya insya allah tidak jatuh. Mau ngerjain soal ujian kalau udah belajar sebelumnya insya allah nilainya bagus begitu pula anda menyikapi resiko yang mungkin anda hadapi ketika anda memulai sebuah usaha. Berani itu harus, tapi jangan konyol. cari dulu ilmunya, cari dulu informasinya, persiapkan segala perlengkapannya dan jangan lupa berdo'a. insya allah hasilnya baik. kalau masih belum baik juga jangan sebut itu kegagalan, tapi sebut itu pembelajaran.

Jadi sekarang harus bagaimana?? anda harus berani berubah dari penakut menjadi pemberani, karna nasib anda ditentukan oleh actioon anda saat ini. jangan lupa berdo'a. percaya kepada allah..minta sama allah, karena allah punya segalanya termasuk resiko, allah yang mengendalikan.
Share:
Powered by Blogger.

Theme Support